Mereka, Para Kepala Daerah Berprestasi

Kehadiran mereka, para kepala daerah yang berprestasi, tentu membawa angin segar bagi bangsa ini. Pasalnya, selama ini, berbagai kajian dan evaluasi terhadap pelaksanaan otonomi daerah, kerap membuat kita miris. Banyak daerah otonom baru yang, bukannya makin meningkatkan kesejahteraan rakyatnya, malah terjerembab ke dalam kubangan politik lokal. Misalnya, kajian Depdagri tahun 2007 lalu yang menyatakan bahwa dari 148 daerah otonom baru, hanya 49 daerah yang berkinerja baik. Sisanya tidak jelas. Atau, seperti yang saya sampaikan pada postingan sebelumnya, bahwa berdasarkan kajian Bappenas baru-baru ini, sebanyak 60% daerah otonom baru memiliki kinerja memble.

Sajian kali ini, saya ingin menyampaikan sedikit success story, dari segelintir daerah otonom yang dianggap berhasil. Salah satunya adalah Sragen. Bagi kawan-kawan blogger yang merasa sebagai warga Sragen, koreksi saya jika ada ulasan yang salah, atau kurang tepat. Selama ini, Sragen dianggap berhasil dalam proses transformasi menjadi daerah otonom, pasca berlakunya UU No 22 tahun 1999, tentang otonomi daerah itu. Untung Wiyono adalah aktor kuncinya.

Pria kelahiran Sragen, 16 Oktober 1950 itu mulai berkiprah di Sragen sebagai bupati sejak 2001. Bak pesulap, ia berhasil meningkatkan kualitas pelayanan publik di Sragen, hingga ke level yang sulit dipercaya. Salah satunya, ia ciptakan sistem pelayanan satu atap, atau one stop services, jauh sebelum daerah lainnya mengikuti. Sistem ini memudahkan para investor untuk masuk dan terlibat dalam membangun perekonomian daerah. Mereka cukup datang ke satu tempat, dan semua perijinan beres dalam tempo yang relatif singkat. Pungli jelas tak mendapat tempat di situ.

Hasilnya cukup mencengangkan. Berkembang pesatnya investasi di Sragen, adalah buah dari kebijakannya itu. Jika pada tahun 2002, investasi yang masuk baru sekitar 290-an milyar, tahun 2004 meroket menjadi 900-an milyar. Tahun 2006 terus melaju ke angka 1,2 trilyun, atau setara dengan nilai APBD rata-rata sebuah kabupaten di Indonesia. Korelasinya dengan kesejahteraan rakyat cukup linier, yaitu berupa penyerapan tenaga kerja lokal yang meningkat pesat dalam kurun 2 tahun itu, dari 700-an tenaga kerja pada tahun 2002, menjadi 4500-an pada tahun 2004. Dan pada tahun 2006, sebanyak 58 ribuan tenaga kerja yang terserap. Fantastic!

Bukan hanya memanjakan investor, masyarakat pun dimudahkan dalam mengurus berbagai administrasi kependudukan. Tidak sampai 5 menit, masyarakat bisa mendapatkan KTP atau KK, hanya dengan uang masing-masing 3 ribu dan 5 ribu rupiah. Sistem kependudukan mereka sudah terintegrasi secara online, sehingga menjamin keamanan, terhindarnya pemalsuan dokumen dan tidak adanya identitas kembar.

Untuk keberhasilan program itu, Pak Untung memang memanfaatkan jaringan teknologi informasi. Karenanya, PNS di sana wajib melek komputer dan internet. Sudah tentu, hal ini pun harus di-support oleh mentalitas abdi negara yang cukup baik. Dan Pak Untung telah membuktikan keberehasilannya, hingga terpilih kembali pada periode ke dua, tahun 2006 lalu. Selamat bertugas pak!

To be continued… 

31 thoughts on “Mereka, Para Kepala Daerah Berprestasi

  1. Alhamdulillah, dapat PERTAMAXXX!!
    Dengan Kepala daerah berprestasi mudah-mudahan kinerja dan dedikasi tidak diragukan lagi ya Mas Dira?
    Salam hangat jabat erat dariku, blogger kota Rembang.
    O,ya. Link blog ini telah terpasang di blog saya, ijinkan saya menunggu link baliknya Mas Dira.
    Rachmadwidodo’s Weblog
    http://wyw1d.wordpress.com/

  2. Assalamu’alaikum,
    Kesuksesan Kepala Daerah yang sudah terbukti berhasil memajukan daerahnya, semoga bisa dicontoh oleh kepala daerah lainnya. Blognya Mas Dira juga sudah saya link, terima kasih ya.. (Dewi Yana)

  3. Kepala Daerah yang berprestasi merupakan kelangkaan bagi kehidupan manusia diatas bumi ini.
    Kelangkaan hati pemimpin yangmemancarkan cahaya Tuhanpun sangatlah dibutuhkan disetiap diri para pemimpin. Agar segalaaspirasimasyarakat dapat tersalurkan untukpembangunan di daerahnya.
    Selamat bagi mereka yang berprestasi !!!!!……………
    Lanjutan karyamu dengan pancaran sinar dihati………
    Sinar kedamaian……………..
    Melalui cahaya Tuhan

  4. Terimakasih atas responnya Mas Dira. Boleh diralat dikit nggak?, nama link saya diganti Rachmad Widodo saja ya. Gitu saja.
    Salam hangat jabat erat dariku.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s